Doa Keutuhan – Rencana untuk Sesi
1[1]
©2007, 2006 Freedom for the
Captive Ministries
Semua ayat Alkitab dari Terjemahan
Baru © Lembaga
Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society), 1994
Boleh dikopi untuk pemakaian
pribadi. Tidak untuk diperdagangkan.
Sesi 1. Pengantar dan contoh. (1 ˝ - 2 jam)
1) CONNECTION (SAMBUNGAN) (Jumlah 7 menit)
a)
Buka dalam doa.
(2 menit)
b)
Cerita: pengalaman konseling
dan membandingkan dengan doa keutuhan. (4 menit)
c)
Ada banyak macam
doa. Doa pemulihan dan
pemuridan salah-satunya. Doa ini bisa sangat
menolong untuk orang yang dalam kemacetan bagian emosi atau kerohanian.
(1 menit)
2)
CONTENT (BAHAN POKOK) (Jumlah 45 [+3] menit)
a) Pengantar - (15 menit)
i) Pengikut Yesus sudah
(1) diberikan kebebasan dari kuasa dosa. Roma 6:3-13.
(2) diberikan hati baru. Yehezkiel 36:26.
(3) mempunyai Roh Kudus di dalam dan
Dia suka berkomunikasi dengan
kita. Yohanes 14:16-17, 26;
(4) Diberikan warisan luar biasa:
(a)
Sukacita yang tak
bisa terkatakan 1 Petrus 1:8-9
(b) Harapan yang hidup 1 Petrus 1:3
(c) Hubungan erat dengan Tuhan. Yohanes
17:21 “supaya mereka semua menjadi
satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di
dalam Aku dan Aku di
dalam Engkau, agar mereka juga di
dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”
(d)
banyak
lainnya. Ephesus 1 dan lain-lain.
ii)
Pengikut
Yesus masih dalam proses.
(1)
2 Korintus 3:18b “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan
Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.
Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita
diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin
besar.”
(2) Matius 12:33 “Jikalah suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.” Bahasa Yunani sebenarnya berarti “Buatlah pohon itu menjadi baik, supaya buahnya baik.” Bahasa Inggris diterjemahkan begitu: “Either make the tree good…or make the tree bad…”
(3)
Kalau
buah kurang bagus, melihat akarnya. Matius 12:35 “Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimankah kamu dapat
mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati. Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang
baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang
yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.”
(4)
Cara
pikir kita belum sempurna. Beberapa contoh sebabnya adalah:
(a) masalah keterunan
(b) masalah kutuk
(c) masalah karena memilih dosa
(d) masalah lain dengan cara pikir (seperti “Saya harus melindungi diri sendiri.”)
iii)
Kita berada dalam peperangan
rohani.
(1)
Satu
cara untuk berjuang adalah:
(a) Menawan pikiran kita (2 Korintus 10:4-5)
(b)
Membawa kepada Tuhan dan menanyakan akarnya
(c) Menerima pandanganNya
(d) Menerapkan itu di dalam kehidupan sehari-hari.
Ҝ [kunci]: Menawan, Membawa, Menerima, Menerapkan (4 Langkah Dasar)
Catatan: Lain dari menyembunyikannya
atau berpura-pura tidak ada.
(2)
Kalau sukacita kita hilang
atau kalau ada pikiran atau
tindakan tidak sehat, itu suatu
tanda ada sesuatu yang perlu kita garap. (mencari sebabnya) Misalnya, mungkin ada
anak panah
yang masuk ke hati atau pikiran
kita. Mungkin anak panah masuk
melalui lobang dalam perlengkapan senjata kita. Kalau begitu, itu kesempatan
untuk pemulihan. Is 54:11-17.
Baik kalau kita menawan akibatnya, membawa kepada Tuhan dan
tanya akarnya (mengapa), menerima pandangan (kebenaran) Tuhan disitu, dan
menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini akan menolong orang untuk berjalan dalam kemenangan
(dan menambah berjalan dengan sempurna).
Kalau jatuh, itu tanda ada lagi yang perlu digarap bersama Tuhan.
Misalnya: ada tikus di rumah. Kalau dibiarkan dan mencoba bertindak seperti
tidak ada tikus, masih akan ada dan masih akan merusak, walaupun tidak
kelihatan. Tetapi kalau mengakui ada
tikus, dapat cari jalan untuk menawan atau membunuh – seperti sediakan racun
atau alat penangkapan. Jadi, kalau ada
masalah, lebih baik diketahui dan diakui supaya dapat diatasi bersama Jesus.
iv)
Cerita: pengalaman memakai 4 langkah
dasar doa keutuhan (3 menit)
v) Mengulang 3 prinsip (sudah, proses, peperangan rohani). (1 menit)
vi) Mengulang 4 langkah dasar dalam proses (hl. 1) –
semua dilaksanakan dalam doa – (ini hanya satu macam doa, ada banyak lainnya,
seperti doa syafaat) (2 menit,
termasuk mengulangi dan mereka mengulangi) (1 menit)
vii)
Melihat garis besar untuk modul-modul. (hl 1) (1 menit)
viii) Pertanyaan. (3 menit)
ix)
Langkah pokok untuk menggarap
luka batin berdasarkan keyakinan salah: (ada
cara yang beda untuk perasaan tidak enak berdasarkan
keyakinan benar (Sesi 2) (5 menit, termasuk
mengulangi)
(1)
Menawan pemicu: perasaan negatif, tindakan
dan/atau pikiran yang tidak sehat.
(2)
Membawa kepada
Tuhan dan menanyakan akarnya:
(a)
Perasaan negitif
(yang berkaitan dengan pemicu)
(b) Ingatan (baru, lalu sesunguhnya atau serupa).
(c) Keyakinan salah dalam ingatan (keyakinan ini merasa benar, bisa tercampur dengan yang sunguh-sunguh benar)
Ҝ: Perasaan,
Ingatan, Keyakinan salah
(3) Menerima pandangan Tuhan. Hasil damai dan bersukacita.
(4) Menerapkan. Berjalan dengan sukacita.
Ҝ: Menawan, Membawa (Perasaan, Ingatan, Keyakinan salah), Menerima, Menerapkan
b) Cerita dari Pengalaman
i) Contoh dari hl. 60 – “Tak seorang pun mengasihi saya”. “Saya tidak berharga”. “Hidup ini tidak punta harapan”. “Saya tidak pernah bisa berubah”. “Saya tidak pernah bisa mempercayai seseorang”. (1 menit)
ii) Cerita: pengalaman memakai langkah pokok untuk menggarap luka batin berdasarkan keyakinan salah (3 menit)
c)
Tujuan
doa keutuhan (pemulihan dan pemuridan): (5 menit)
i)
Mengasihi Tuhan
dengan segenap hati, kekuatan dan pikiran (hubungan Tuhan tambah erat).
ii)
Mengasihi orang lain seperti diri sendiri (hubungan dengan orang lain tambah sehat).
iii) Berbuah dalam
(1) PI, pemuridan dan pelatihan
kepemimpinan semua orang mempunyai
masalah (Matt
Bagian yang dapat menolong PI
termasuk:
·
Menghancurkan halangan ketakutan dll dalam kehidupan pengikut Yesus
(supaya siap mendoakan orang dan menyampaikan kabar baik)
·
Mengerti bahwah masalah orang yang belum mengikut Yesus sering mirip ke
masalah pengikut Yesus (misalnya: hubungan, keyakinan salah, belenggu-belenggu,
ketakutan, susah mengampuni, sakit hati, dll.) – supaya tambah rasa peduli dan
belas kasihan, dan lebih ingin mengerti masalah mereka
·
Mendengar cerita dan masalah orang yang belum mengikut
Yesus, lalu menawar berdoa untuk mereka dalam nama Yesus/Isa Al Masih
(dan, kalau mereka berminat, menjelaskan sedikit mengenai prosesnya, lalu berdoa untuk mereka)
·
Melanjut sesuai dengan pimpinan Tuhan (dalam waktu
tetap – jangan terlalu awal – menawar memperkenalkan mereka kepada Isa yang ajaib dan sudah
menolong mereka, jangan mendorong)
(2)
Transformasi
(perubahan) untuk pribadi, hubungan, kelompok, dan masyarikat.
d)
Perubahan
paradigma dan prinsip
dasar untuk yang melayani: (5 menit)
i)
Mendengar
suara Tuhan langsung
mengenai masalah dll – (bukan melalui orang
lain) Jn 10:27 “dombaKu mendengar suara
Ku”
ii)
Menolong
orang lain untuk
mendengar suara Tuhan langsung, sehingga
mereka bertumbuh dalam hubungan bersama Tuhan dan cara mendengar suaraNya Menawan
pikiran dan mengarapnya (termasuk perasaan dan dasar tindakan) – di dalam diri sendiri, dan untuk memilih apa yang didoakan
seterusnya
iii) Doa 3-arah

Catatan: ↑Juga ada waktu
cocok untuk orang yang didoakan berdoa dengan suara,
termasuk: (1) Memutuskan sesuatu (seperti mengampuni orang) (2) Permohonan supaya Tuhan memutuskan
sesuatu atau memulihkan sesuatu (seperti meniadakan sumpah negative atau memutuskan ikatan takut dan menganti
dengan ikatan kasih) dan, kalau
mereka ingin, (3) Curhat kepada Tuhan mengenai emosi dalam ingatan.
← Orang
yang didoakan menjelaskan ke orang yang mendoakan
(1) apa yang Tuhan lakukan
(ingatkan, bicarakan, dll.), (2) Perasaan yang berkaitan dengan ingatan, dan, kalau
mereka mau, (3) Apa yang terjadi dalam ingatan. (Biar mereka yang mendoakan tahu apa yang perlu ditawan dalam doa.)
↑ Orang
yang mendoakan berdoa dengan suara kepada
Tuhan untuk memohon supaya Tuhan (1) menjelaskan, (2) meningatkan, (3) mengasih pandangan, (4) melakukan sesuatu seperti memutuskan atau memulihkan sesuatu, dll.
iv)
Tuhan yang
memimpin (bukan
kita!). Kita
menyerahkan semuanya, termasuk waktu dan hasil doa ini.
v) Kita bermitra dengan Tuhan dan belajar:
(1) Berdiam dan
(2) Mendengar - Kepada Tuhan; Kepada orang
yang didoakan – untuk apa
yang perlu ditawan dalam doa.
vi) Rendah hati: ↔ (sejajar) bukan ↓ (atas ke bawah).
vii)
Jangan membuka rahasia! (kalau Anda sulit menjaga ini, garaplah!)
e)
Kurang
sesuai dengan prinsip doa ini adalah (8 menit):
i) Menasihati langsung (tidak berdoa dulu)
ii) Menyuruh langsung (seperti dengar suara Tuhan untuk orang yang didoakan)
iii) Membuka Alkitab langsung dan mengajar
iv) Doa permohonan biasa.
Mainan peran (role play) – mencari apa yang mengikuti prinsip dan apa yang tidak, pada khusnya mendengar
dan mengikuti pimpinan Tuhan, jangan memimpin atau banyak bicara. Juga menjelaskan hasil dan latar belakang (di kertas lain).
f)
Tahap belajar: Semua pengikut Yesus bisa belajar prinsip Doa Keutuhan. Semua orang yang rela didoakan dalam nama Yesus/Isa Al Masih bisa didoakan.
(2 menit)
i)
Mulai
dengan diri sendiri – mengalami
ii)
Melatih
menolong orang lain untuk
mengarap isu-isu
(1) di kelas ini
(2) di luar kelas ini
iii) Memimpin kelompok yang belajar
iv) Belajar bagaimana mengajar orang lain dalam prinsip doa ini
v) Mengajar orang lain dalam prinsip doa ini.
g)
[Dasar alkitabiah dan pertanyaan termasuk “DombaKu mendengar suaraKu”
(Johannes 10:27) (3 menit)]
3)
CHALLENGE
(TANTANGAN): (Jumlah 11 menit)
a)
Cerita mengenai pengalaman dengan doa keutuhan (3 menit)
b) Mengulangi 4 prinsip
dasar dan kunci-kunci isu (1 menit)
c)
Pertanyaan (5
menit)
d) Dalam isu seperti apa prinsip ini bisa dipakai dalam kehidupan diri sendiri atau konteks melayani? (2 menit)
4)
CHANGE
(PERUBAHAN): (Jumlah 15 [+13] menit)
a) [Kalau mau dan ada waktu atau untuk PR: Garaplah modul 2 dengan pasangan hidup (kalau belum menika garaplah dengan orang lain). (hl 12-18)
i)
Menjelaskan sebentar Langkah-langkah khusus untuk kebebasan dari belenggu keturunan
(hl.
12-18) (3 menit)
(1)
Mohonlah supaya Tuhan
menyatakan semua dosa keturunan atau pola kebiasaan
negatif
yang masih ada pada salah satu
pihak keluarga Saudara (atau dalam
kehidupan diri sendiri). (Lihat contoh dalam
daftar di hl 15.)
(2)
Kalau menyetujuinya, tirukan doa
di hl. 13 dengan bersuara, kalimat demi kalimat.
ii)
Doakan mereka (Kalau ada waktu) (10 menit) - Modul 2 atau sebagiannya.]
b)
Mendoakan semua yang hadir dalam kelompok besar (atau doakan satu orang di
depan yang lain). Memakai prinsip Doa
Keutuhan. (10
menit).
c)
Doa penutup dan
follow-up. (2
menit)
d)
Rencana Sesi 2. Modul 1, (3) dan 6. (1 menit)
e)
Pengumunan. (2 menit)