Kata Pengantar

 

Diterjemahkan dari “Out of Darkness into Light Wholeness Prayer Basic Modules”

©2007, 2005, 2004 Freedom for the Captives Ministries

Semua ayat Alkitab dari Terjemahan Baru © Lembaga Alkitab Indonesia (Indonesian Bible Society), 1994

Boleh difotokopi untuk pemakaian pribadi

Tidak untuk diperdagangkan

 

 

Hanya Dua Kerajaan   

Ketika kabut menghilang, seorang peziarah menyadari bahwa hanya ada dua kerajaan.  Ia menyangka bahwa ada kerajaan ketiga dan bahwa ia akan selamat di situ.  Tetapi sekarang ia melihat bahwa tidak ada kerajaan ketiga.  Ternyata itu suatu tipuan.  Si jahat telah membuatnya terbelenggu. 

 

Dengan rasa jijik ia lari ke salib dan meletakkan perisai yang dibuatnya sendiri. Dalam terang ia sekarang melihat bahwa perisainya yang lama penuh dengan lubang.  Tidak mengherankan kalau perisai itu tidak pernah memberi perlindungan seperti yang diinginkannya.  Semua yang diandalkan ternyata percuma.

 

Setelah meletakkan perisai yang tidak berguna yang telah dipegangnya erat, ia lari melalui pintu di dalam salib – pintu dari kerajaan kegelapan menuju Kerajaan Terang.  Ia selalu bertanya mengapa ia tidak dapat melalui pintu itu dan menemukan kedamaian.  Sekarang ia tahu – persisainya yang lama merupakan bagian dari kerajaan kegelapan yang tidak mempunyai tempat di Kerajaan Terang.  Ia tidak dapat membawa perisai yang tidak berguna itu melalui pintu tadi – dan sebelumnya juga tidak mau meletakkan.  Meletakkan perisai seolah-olah tidak mungkin atau tidak bijaksana, karena ia merasa sangat takut tanpa perisai itu.  Ia mengira bahwa dengan menyerahkan perisai, berarti kekalahan dan kebinasaan.  Tetapi sekarang, dengan sukacita ia melihat bahwa dengan meletakkan persisai dekat salib justru membawa kemenangan yang gemilang.  Ia telah menukar senjatanya dengan senjata yang dimiliki Tuhan, tipuan dengan kebenaran, kesedihan dengan sukacita dan kekalahan dengan kemenangan. 

 

Sekarang ia aman di Kerajaan Terang dan melihat ke sekelilingnya dengan minat dan sukacita yang makin bertambah.  Tidak ada yang ditakutkan sekarang.  Wajahnya bersinar, memancarkan sinar dari Raja yang Benar.  Akhirnya ia berada di rumah.  Dan tidak saja ia di rumah, tapi juga berpakaian kebenaran dan diberi perlengkapan senjata yang benar dan berguna.  Dengan sukacita ia mengenakan senjata itu.  Ia telah menemukan sesuatu yang benar.  Akhirnya ia bebas dengan gemilang. 

 

 “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib: kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.” (1Petrus 2: 9-10).

 

Pengalaman peziarah ini hanya satu diantara banyak contoh.  Kita dipanggil keluar dari kegelapan kepada terangNya yang ajaib, dengan semuanya yang dibawakan. “Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung.  Dan karena kemuliaan itu datangnys dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar.” (2 Korintus 3: 18).  Disini ada beberapa hal-hal yang menakjubkan yang terjadi bila kita diubah menjadi serupa denganNya: meletakkan upaya melindungi diri sendiri, memperoleh pandangan Tuhan, meletakkan beban, berjalan dalam kemenangan gemilang atas dosa, menyerahkan dengan sukacita semua yang bukan bagian dari Kerajaan Terang dan berjalan didalam sukacita dan pengharapan yang hidup. 

 

Prinsip-prinsip Dasar dari Modul-modul Ini

Keempat langkah dasar yang dipakai dalam modul “Dari Kegelapan Kepada Terang” adalah:

 

o       Menangkap pikiran Anda

§         Dengan pertolongan Tuhan, mengenali dan mengakui pikiran Anda (termasuk perasaan Anda) 

o       Bertanya kepada Tuhan

§         Dimana pergumulan saya untuk mengikuti jalanMu?”

§         Mengapa saya bergumul dengan cara ini?”

§         Kapan saya mulai bergumul dengan cara ini?”

o       Membawa semua ini kepada Tuhan sambil bertanya kepadaNya

§         ”Apa pandanganMu?” “Apa kebenaranMu?”

§         Prinsip-prinsip Alkitab mana yang dapat diterapkan?”

§         Bagaimana prinsip-prinsip ini diterapkan dalam situasi ini?”

o       Mengikuti prinsip-prinsip Alkitab supaya memperoleh kemenangan yang menggembirakan

 

Prinsip-prinsip ini memudahkan beberapa hal, yaitu:

§         Menangkap pikiran

§         Mendengarkan Tuhan

§         Memperoleh pandanganNya

§         Menguji setiap hal dengan Alkitab

§         Mengasihi Tuhan dan FirmanNya

§         Menyerahkan seluruh keberadaan kita kepada Tuhan

§         Mematuhi Tuhan

§         Bertumbuh dalam kearifan dan pengetahuan

§         Bertumbuh dalam keakraban dengan Tuhan

§         Mengasihi orang lain

§         Hidup dalam kemenangan yang menggembirakan

 

Pusat dari prinsip-prinsip dasar adalah salib Kristus, kebangkitanNya dan pemberdayaan oleh Roh Kudus.  Terjalin dengan ini adalah kebenaran bahwa hanya ada dua kerajaan: terang dan kegelapan.  Segala sesuatu yang bukan bagian dari Kerajaan Terang adalah bagian dari kerajaan kegelapan.  Segala hal yang menyangkut kerajaan ketiga mengenai perlindungan terhadap diri sendiri ( atau hal lainnya) sebenarnya adalah bagian dari kerajaan kegelapan. 

 

Prinsip-prinsip dasar bekerja sejalan dengan pemuridan.  Bila pemuridan adalah seperti berjalan menaiki tangga, maka prinsip-prinsip dasar dapat menolong seseorang untuk naik ke tahap berikutnya.  Misalnya, bila seseorang terpaku pada suatu pola perilaku yang tidak sehat dan kemudian ia pindah ke pola perilaku sehat yang baru, maka ini membawanya ke tahap yang lebih tinggi.  Pola baru ini perlu dijalankan agar menjadi suatu kebiasaan.  Ini merupakan bagian dari pemuridan. 

 

 

Warisan Kita

Yang juga menjadi pusat dari prinsip-prinsip dasar adalah kenyataan bahwa pengharapan yang hidup dan sukacita yang tak tergambarkan (akibat keselamatan kita) adalah bagian dari warisan kita dalam Kristus.  Hal ini merupakan bagian dari warisan sekalipun kita berada ditengah percobaan yang menyedihkan.  (Konsep ini diajarkan di 1 Petrus 1: 3-9). 

 

Bila kita tidak hidup dalam pengharapan yang hidup dan sukacita yang tak tergambarkan sebagai warisan kita, maka ada sesuatu yang salah.  Kita telah dirampas.  Dan ada baiknya melakukan sesuatu terhadap masalah ini! 

 

Hati Kita

 “Hukum yang terutama dan yang pertama” adalah “Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu” (Matius 22: 37).  Semakin hati kita dibebaskan (diubah sesuai dengan rupaNya), semakin kita mampu mengasihi Tuhan dan mengikuti jalanNya.  “Aku akan mengikuti petunjuk perintah-perintahMu, sebab Engkau melapangkan hattiku” (Mazmur 119: 32). 

 

Fokus dari modul-modul ini adalah hati yang berubah.  Untuk memudahkan perubahan dalam hati, kebanyakan modul ini terjalin dengan “Modul 6: Kesembuhan dari Luka Batin”.  Modul-modul ini menolong kita untuk mengenali apa yang terjadi dalam hati kita dan membawanya kepada Tuhan.  Ketika kita melakukan hal ini, banyak hal baik yang terjadi, termasuk: memperoleh pandangan Tuhan, meletakkan beban kita dan menyerahkan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan hidup dalam Terang.  Ketika kita berhubungan dengan Tuhan dengan hati kita, kebenaranNya akan masuk ke bagian-bagian terdalam dari keberadaan kita.  Hal ini membuat kita makin lama makin serupa denganNya. 

 

Bila sakit hati masa lalu tidak diselesaikan, maka hal ini cenderung mewarnai masa kini seseorang.  Membawa sakit hati kita ke salib dan disana mencari pertolongan yang benar, maka jiwa kita dipenuhi dengan kedamaian.  Tidaklah sehat untuk bergelimang dalam masa lalu.  Akan tetapi, mengakui sakit hati masa lalu dan membawanya ke salib dan menyerahkannya kepada Yesus menolong orang untuk benar-benar hidup dalam masa kini alih-alih masa lalu.  “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu” (1 Petrus 5: 7). 

 

 

 


Kebenaran Tuhan

 “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yohanes 8: 32).  Tujuan dari modul-modul ini adalah supaya orang dapat mengalami kebenaran Tuhan di hati.  Semakin hati kita mengalami kebenaran, semakin kita benar-benar dibebaskan.  Hal ini termasuk: 

-         Memperoleh pandangan Tuhan ditempat dimana dulu terdapat “kepercayaan palsu”. Misalnya, mengalami pengertian bahwa kita dikasihi Tuhan alih-alih bahwa kita adalah orang yang tidak dikasihi. 

-         Mengenali sumpah-sumpah masa lalu, keputusan dan pilihan yang pernah kita buat, yang sekarang ingin dipatahkan (dengan kuasa Tuhan). 

-         Meletakkan beban kita. 

-         Meletakkan upaya kita untuk melindungi diri sendiri. 

-         Mengenakan perlengkapan senjata kudus dari Tuhan. 

 

Kemuliaan yang Terus Bertambah

Prinsip-prinsip ini telah memberikan kebebasan dan sukacita kepada ratusan orang, karena mereka telah mengalami kebenaran Tuhan didalam hati mereka yang terdalam.  Mereka telah diubah dengan mulia (dengan kemuliaan yang terus bertambah) karena kebenaran telah membentuk kembali pola hidup mereka. 

 

Semoga Tuhan memberikan kepada Anda kebebasan yang mulia, ketika Anda bertemu dengan Dia disaat Anda membutuhkan.